Posted by: shabrinafarhanisa on: July 2, 2011
Di penghujung masa UAS (Ujian Akhir Semester) tahun ajaran 2010/2011 pada bulan Mei lalu ada satu kegiatan Gamais yang sayang sekali jika dilewatkan begitu saja.
Adakah di antara Sahabat yang bisa menebaknya?
Yap, tepat sekali !
Apa lagi kalau bukan DMT (Daurah Mentor Terpusat)
.
DMT adalah sebuah kegiatan pembekalan bagi para calon mentor yang ke depannya akan menjadi mentor. Mengikuti kegiatan DMT merupakan sebuah langkah awal yang harus ditempuh oleh para calon mentor untuk memenuhi lumbung-lumbung ilmunya sebelum nantinya diterjunkan untuk menjadi mentor di kampus. Karena menjadi mentor bukanlah suatu hal yang begitu saja dijalani tanpa persiapan, melainkan haruslah memiliki bekal yang cukup agar mampu bertahan dan keluar sebagai pemenang peradaban.
DMT diselenggarakan pada tanggal 25-26 Mei 2011 (menginap) dan bertempat di kompleks Masjid Salman, Bandung. Acara ini diikuti oleh sedikitnya 60 orang calon mentor yang tersebar di berbagai fakultas yang ada di kampus ITB. Walaupun ada beberapa peserta yang masih harus mengikuti UAS, mereka tak surut melangkahkan kaki untuk mempererat silaturrahim, menggali hikmah, dan meraih ilmu di acara ini
.
Diawali dengan menonton film “Sang Murabbi” pada siang harinya (25 Mei), para peserta menjadi lebih terpacu untuk dapat menjadi mentor yang mampu menginspirasi dan memotivasi orang-orang di sekitarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian urgensi pembinaan oleh kak Deden FI’06 (Fisika 2006) dan pada malam harinya, para peserta menyaksikan talkshow dengan tema “Mentor Teladan”. Talkshow ini dipandu oleh Derian TM’09 (Teknik Perminyakan 2009) dan menghadirkan kak Faiz MT’07 (Teknik Material 2007) dan kak Dito dari Fakultas Kedokteran UKM (Universitas Kristen Maranatha) angkatan 2007. Di sinilah para peserta diajak untuk menyelami lautan inspirasi tentang dunia mentoring. Ada kebahagiaan tersendiri ketika kita bisa mengubah orang lain untuk menjadi lebih baik. Ada suatu “keterpaksaan” yang menyebabkan kita semakin rajin untuk menimba ilmu dengan membaca buku. Ada pahala yang senilai dengan unta merah serta langit dan bumi beserta isinya yang Allah janjikan untuk orang-orang yang mau mengajak orang kepada jalan kebaikan.
Esok paginya, kak Rendy Saputra (owner dari Saputra Empire Business Group) menyampaikan pesan tentang komitmen seorang mentor. Seorang mentor akan diuji dengan kendala-kendala di lapangan, seperti kekurangan finansial, kemalasan, maupun godaan-godaan dunia yang lain. Maka seorang mentor harus memiliki komitmen yang tinggi untuk dapat melewati semua rintangan tersebut. Komitmen yang tinggi takkan tercapai jika tidak memiliki ketauhidan yang benar. Ketauhidan yang benar akan senantiasa membimbing kita untuk berjalan tanpa henti, melangkah tanpa ragu, dan berlari tanpa lelah karena kita menyadari bahwa di ujung sana (akhirat), balasan dari Allah SWT jauh lebih sempurna daripada berbagai kenikmatan yang ada di dunia ini.
Setelah penyampaian materi mengenai komitmen seorang mentor, kegiatan DMT dilanjutkan oleh acara training komunikasi yang dibawakan oleh kak Cecep Pratama MA’05 (Matematika 2005) dan materi ditutup dengan penjelasan mengenai urgensi pendataan oleh kak Luthfi IF’07 (Teknik Informatika 2007).
Alhamdulillah, semoga Allah menjadikan kita sebagai mentor yang mempunyai pribadi yang selalu dikaruniai keikhlasan dan keistiqomahan dalam menduniakan peradaban Islam
.
yanG t'akhiR kasiH tanggapaN